Pesawaran, Sigerlink.com – Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, M. Yuliardi, S.STP., M.Si., mewakili Gubernur Lampung menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Tabligh Akbar dan Shalawat dalam rangka Haflah Akhirussanah serta Milad ke-11 Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Daarussaadah di Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, santri, wali santri, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran.
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk syukur atas perjalanan Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Daarussaadah yang telah menginjak usia ke-11 tahun dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, M. Yuliardi menyampaikan salam dan apresiasi dari Gubernur Lampung kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Daarussaadah atas kontribusinya dalam membangun sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam moral dan spiritual.
“Pesantren merupakan benteng moral bangsa. Pemerintah Provinsi Lampung sangat mengapresiasi peran para ulama dan pengasuh pesantren yang terus berupaya membimbing generasi muda agar memiliki karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujar Yuliardi.
Lebih lanjut, ia berharap Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Daarussaadah dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dan melahirkan para hafiz dan hafizah yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Rangkaian kegiatan Tabligh Akbar dan Shalawat berlangsung penuh kekhusyukan. Para jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti tausiah serta lantunan shalawat yang menggema di lingkungan pesantren.
Suasana religius yang tercipta menjadi pengingat pentingnya memperkuat nilai-nilai keimanan dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Haflah Akhirussanah dan Milad ke-11 ini juga menjadi momentum evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh civitas pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan Lampung yang maju, berdaya saing, serta tetap berlandaskan nilai-nilai religius dan budaya yang luhur.(***)
